Maret 16, 2024

Ramadhan 1445 H

Kalau Anda adalah emak-emak yang tambah rempong saat bulan puasa, tentu Anda tidak sendiri. Ada jutaan emak-emak yang tingkat kerempongannya naik satu level ketika bulan puasa tiba. Saya salah satunya.

Saya memiliki empat putri yang selisih usianya tidak berdekatan. Anak-anak dengan segala keunikannya sering membuat stok kesabaran harus sering diisi ulang. Begitulah 


Saat ini si sulung sedang masa belajar di pondok. Si kembar anak kedua sejak berada di bangku TK sudah mulai belajar puasa. Cukup setengah hari saja. Nah, saat ini si kembar menginjak usia sembilan tahun sudah mampu berpuasa sehari penuh, tentunya dibantu dengan iming-iming hadiah sebagai penyemangat untuk mereka berpuasa penuh. 



Saat sahur di hari pertama, mereka sudah percaya diri bisa menyelesaikan tantangan puasa sehari. Namun, saat matahari tak malu menampakkan diri, marilah mulai menonton dan menikmati drama dari mereka. Mulai dari buka tutup kulkas, rengekan kehausan, dan sebagainya. Rasanya stok kesabaran dan ketenangan saya lebih cepat habis daripada biasanya. Beginilah membiasakan anak-anak menjalani puasa. 

Nyatanya, selama bulan puasa saya tidak hanya sekadar menyetok makanan, minuman, dan kudapan yang menggugah selera. Stok ilmu tentang puasa disiapkan juga. Banyak pertanyaan yang disampaikan si kembar tentang puasa. Lalu bagaimana aksi si bungsu Kamadiya Athalla ? Iyaa si bungsu saat ini berusia satu setengah tahun. Usia emas yang sangat membutuhkan perhatian khusus. Duh! Semakin rempong di tenaga, hati dan pikiran jadinya.



Hari ini puasa ke lima, drama berisi rengekan dan terkadang ngambek itu mulai kelihatan menyisakan akhir yang membahagiakan. Terlihat mereka sudah dapat beradaptasi. Antara perut dan emosi mulai akur dan bersahabat kembali. Begitu saya berasumsi. Emakpun mulai bersorak dalam hati.

Eits, benarkah tujuan saya membiasakan anak-anak berpuasa sudah mencapai kesuksesannya. Jawabannya saya dapatkan setelah si kembar melaporkan kejadian yang membuat saya harus instropeksi diri.

Si kembar menceritakan bahwa dia diajak temannya sembunyi-sembunyi makan jajanan saat siang hari. Laporan itu diceritakan si kembar saat kami mengunyah menu buka puasa.

Respon cepat pun disampaikan si Twindi, "Nggak, kok, aku nggak mau Mii" elaknya dengan percaya diri. itukan dosa iya kan Mii ? Saya berusaha merespon kejadian ini dengan selow dulu.

Sayangnya, selownya nggak bisa tahan lama. Emak-emak macam saya masih belum bisa sabaran untuk segera menyelesaikan masalah. Sendok yang di tangan, segera saya letakkan. Dengan nada do rendah, saya tanya si Twindi. "Beneran tadi makan jajanan?, Mimii nggak marah, kok," tanya saya.

"Allah itu maha melihat lho, Mbak," pertanyaan saya semakin mendesaknya. Setelah sekian detik, saya mendapati gelengan kepalanya. Sebuah jawaban singkat yang membuat saya terharu dan saya harus tetap membelajarkan kepadanya tentang satu nilai penting dari puasa.

Nilai teramat penting dari ibadah puasa ini salah satunya adalah tentang kejujuran. Sebuah nilai yang semakin hari semakin luntur dalam kehidupan kita. Puasa atau tidaknya seseorang, tidak ada seorangpun yang tahu. Bisa saja, dia mengaku berpuasa padahal dia selesai makan siang di warung nasi sebelumnya. Tidak ada yang mengetahuinya kecuali penjual nasi dan dia sendiri tentunya.

Menanamkan kejujuran pada anak-anak adalah sebuah pekerjaan yang tidak sederhana. Perlu ada proyek atau momen untuk menanam dan menguatkan kejujuran pada diri mereka. Dan berpuasa adalah salah satu momen yang bisa di manfaatkan untuk itu.

Nilai kejujuran dan merasa dalam pengawasan Allah ini yang perlu terus kita tekankan pada anak-anak karena orang tua tidak bisa mengawasi anaknya setiap detiknya.

Bulan Ramadan ini memang membuat emak-emak bertambah kerempongannya. Kerempongan yang tidak hanya untuk menyiapkan sahur, buka puasa, dan persiapan hari raya. Kerempongan itu adalah memastikan bahwa anak-anaknya berpuasa dengan sebuah nilai kejujuran di dalamnya.

Sebuah kerempongan yang berbuah manis nantinya.

Januari 02, 2024

Back To School

Lalu setelah pergantian tahun terlewati
dan hari kedua tahun baru terjejaki
Selagi berbagai mimpi menjadi resolusi
Aku ingin bermohon
Berilah waktu untuk terus belajar 
Melanjutkan perjuangan ini dengan optimis
dengan penuh keberkahan

#Back to school

Desember 24, 2023

Just Do It


Sederhanakan semua hal. Ringankan hati untuk melakukannya. Semuanya. Dan ini hanya bisa dicapai jika kita memulai segala sesuatunya dengan berpikir positif.

Gunung tertinggi pun bisa dicapai dengan sebuah langkah kecil yang diikuti dengan langkah-langkah lainnya. Berpikir positif dan meringankan hati membuat semua langkah itu terus-menerus tergerakkan.

Jangan selalu mencari pembenaran atas semua kegagalan dan keengganan kita melakukan sesuatu. Just do it adalah satu-satunya pilihan kita untuk mencapai semua hal. Apa saja. Tentu yang baik-baik dengan cara yang terbaik.


November 16, 2023

Dear Myself

 
Dear Myself,,,

Terima kasih sudah berjuang sejauh ini. Selamat ulang tahun untuk jiwa yang pantang menyerah, semoga semua keinginan dan harapanku menjadi kenyataan.

I must be something,,,

Semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Terus belajar dan berkarya tak kenal lelah, karena hasil tak pernah mengingkari kerja keras.

Sungguh,,,

Orang-orang terbaik dilahirkan pada hari ini ! termasuk aku. Selamat ulang tahun untukku.

Yang keberapa mii,,,? Entah lah,,,yang jelas sudah tidak muda lagi,,,

Satu hal yang sangat istimewa dan tak akan pernah lupa,,,dihari yang sama teruntuk putri kembar ku Twinda Dzafira dan Twindi Dzakiyyah,,,Selamat ulang tahun My twin,,,Doa terbaik mami untuk kalian menjadi anak yang sholehah,,,Aamiin.




Terima kasih buat ananda Nurul Salsabilla tetaplah rendah hati ,,Doa mimii untukmu disana,,,Jadilah Sang juara diantara pemenang




Buat si gemoy mimii,,Kamadiya Athalla sehat terus ya sayang. 


Terima kasih suamiku... Atas pengertian yang tiada pernah henti kau berikan dalam menghadapiku wanita yang rumit untuk dimengerti"





Januari 24, 2023

Dear Masa Kecilku

Teruntuk waktu dimana aku terbangunkan mentari. Yang berbisikkan suara lembut nan merdu sang malaikat hati tak bersayap. Yang terus menjamu dan menyapa disetiap pagiku. Hingga terbangun dan berkata " Iyah my baby aku telah bangun dari tidurku".

Sejenak kubuka mataku dan terlihat cerminpun mulai menampakkan banyangannya. Tampaknya aku telah termakan waktu yang begitu cepat berlalu. Tubuhku yang semakin melebar, suaraku yang semakin berat mengema dan usiaku yang semakin menua. Tersadarkan diri dengan linangan airmata. Jujur aku merindukan masa kecilku.

Dear masa kecilku,,,
Rasanya aku ingin kembali padamu. Rindu masa dimana tak kenal kata beban. Rindu masa dimana tak kenal gengsi. Rindu masa dimana bermain adalah rutinitas. Banyak hal yang bisa membuat bahagia. Meski dengan cara- cara yang sederhana. Sederhana sangat sederhana. Sederhana memanjat pohon lalu melompat bebas ke sungai. Sederhana bermain lompat tali di pelataran rumah. Sederhana bermain sepeda keliling kampung bersama teman.




Dear masa kecilku,,,
Kamu memang sangat kurindukan saat ini. Kamu adalah waktu dimana aku tak pernah takut jatuh ketika berlari di pematang sawah. Waktu dimana logika tak perlu diandalkan ketika mengusir burung pipit memakan padi yang mulai menguning. Waktu dimana rasa sakit hanya sebatas lecet di tumit kaki saat mengiring kerbau ke padang rumput. Kamu adalah masa dimana aku tak pernah malu meneteskan air mata ketika lupa mengerjakan tugas sekolah. Kamu adalah masa dimana jeritan emak kuanggap sebagai senjata untuk memaksaku pergi mengaji di surau. Seandainya aku mampu membujuk waktu, akanku pinta ke masa lalu. Bermain dan berimajinasi sesuka hati.

Dear masa kecilku,, 
Dulu saat usia masih bisa dihitung dengan jari, aku sering bercita-cita segera menjadi orang dewasa. Dan aku sudah berada disini menapaki setiap momen dalam kehidupan yang dulu aku idam-idamkan. Merasakan dianggap orang dewasa yang mana pendapatnya selalu didengarkan. Tapi apakah semua seindah yang dibayangkan ? Benar,,, ternyata menjadi dewasa tak semudah itu. Menjadi dewasa memaksaku untuk pandai memecahkan persoalan rumit tanpa cemas berlebihan. Berlahan aku menyadari bukan kehidupan tanpa sebuah proses.

Dear masa kecilku,,,
Meski memori indah tak akan pernah kembali, kamu tetap akan senantiasa terpatri dalam hati.
 
#gabut




November 15, 2022

Dear Myself

 

Dear Myself,,,

Terima kasih sudah berjuang sejauh ini. Selamat ulang tahun untuk jiwa yang pantang menyerah, semoga semua keinginan dan harapanku menjadi kenyataan.

I must be something,,,

Semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Terus belajar dan berkarya tak kenal lelah, karena hasil tak pernah mengingkari kerja keras.

Sungguh,,,

Orang-orang terbaik dilahirkan pada hari ini ! termasuk aku. Selamat ulang tahun untukku.

Yang keberapa mii,,,? Entah lah,,,yang jelas sudah tidak muda lagi,,,

Satu hal yang sangat istimewa dan tak akan pernah terlupakan,,,dihari yang sama teruntuk putri kembar ku Twinda Dzafira dan Twindi Dzakiyyah,,,Selamat ulang tahun My twin,,,Doa terbaik mami untuk kalian menjadi anak yang sholehah,,,Aamiin.


Terima kasih buat ananda Nurul Salsabilla tetaplah rendah hati ,,Doa mimii untukmu disana,,,Jadilah Sang juara diantara pemenang

Buat si gemoy mimii,,Kamadiya Athalla sehat terus ya sayang. 

Teruntuk suamiku... terimakasih atas dukungan yang kau berikan saat aku terpuruk dan mencoba bangkit kembali." Terimakasih suamiku... Atas pengertian yang tiada pernah henti kau berikan dalam menghadapiku makhluk wanita yang memang agak rumit untuk dimengerti"


September 08, 2022

Yogyakarta

Kapan ke Jogja,,
Aku sering mendengar cerita tentang Jogja
Yang katanya akan membuat hati siapapun  terpaut jika pernah kesana
Ada milyaran  untaian memory yang terlukis di kota itu 
Hingga suatu saat kau ingin kembali dan mengulang kenangan itu

Kapan ke Jogja,,,
Dialah metropolitan yang menawarkan hasrat menenangkan, pedagang-pedagang Malioboro yang tersenyum ramah tamah
Tikar dan jagung bakar yang mengitari beringin kembar, serta embun-embun yang bercinta dengan pucuk daun di pinggir jalan. 

Kapan ke Jogja,,,
Aku ingin makan lesehan sambil menikmati musik Angklung di jalan Malioboro
Menikmati keramahan kota gudeg 
Riuh suasana tugu jogja, Taman Sari, Pantai Parang Tritis, Pantai Depok dan bukit Paralayang adalah sekelumit keindahan negeri Jogja yang ingin sekali aku singgahi

Kapan ke Jogja,,,
Dari cerita yang aku dengar
Aku tahu mengapa Jogja disebut kota istimewa
Iyaa,,,Jogja itu bagaikan candu dengan romantisme kotanya yang selalu dirindukan oleh pelancong yang menyinggahinya

Kapan ke Jogja,,,

Jangan Biarkan Ibu Berkata Terserah

Ibuku tidak tidur. Dia merasa lelah. Dia mudah tersinggung, pemarah, dan pahit. Dia selalu sakit sampai suatu hari, tiba-tiba di...